Serah Terima Bak Penampung Air Bersih di Desa Tieng, Bukti Keberhasilan Program APBD Wonosobo
TIENG– Proses pertanggungjawaban dan serah terima pekerjaan pembangunan bak penampung air bersih beserta salurannya di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, secara resmi diselesaikan pada Selasa (30/12/2025). Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 ini ditandai dengan penyerahan pengelolaan infrastruktur kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat dalam sebuah acara musyawarah yang khidmat.
Acara berlangsung mulai pukul 14.00 WIB di Aula Lantai 2 Kantor Desa Tieng dan dihadiri oleh seluruh pihak terkait. Turut hadir Ketua KSM beserta pengurus, Ketua RW 7 Bapak Mujab Setiadi, Kepala Desa Tieng Bapak Farhan, S.E. beserta jajaran perangkat desa, serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo, Bapak Wawan. Kehadiran warga penerima manfaat juga memeriahkan acara tersebut, menandakan tingginya antusiasme masyarakat atas selesainya proyek vital ini.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tieng, Bapak Farhan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselesaikannya proyek air minum ini. “Hari ini adalah momen bersejarah. Air yang telah mengalir ke setiap rumah penerima manfaat bukan hanya sekadar air, tetapi adalah kehidupan, kesehatan, dan kemajuan bagi Desa Tieng,” ujarnya.
Bapak Wawan dari DPUPR Kabupaten Wonosobo memaparkan pertanggungjawaban teknis pelaksanaan pekerjaan. “Proyek ini terdiri dari satu unit bak penampung utama dan jaringan perpipaan yang telah terpasang sesuai spesifikasi. Kami pastikan kualitas konstruksi dan telah dilakukan uji alir, yang hasilnya air telah dapat dinikmati oleh semua penerima manfaat,” jelasnya. Ia menekankan bahwa serah terima ini bukan akhir, melainkan awal tanggung jawab baru bagi KSM dalam operasi dan pemeliharaan.
Penyerahan simbolis dilakukan oleh perwakilan DPUPR kepada Ketua KSM, disaksikan oleh seluruh undangan. Ketua KSM berkomitmen penuh untuk mengelola aset masyarakat ini dengan prinsip transparansi dan kebermanfaatan bersama.
Ketua RW 7, Bapak Mujab Setiadi, yang mewakili warga, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Hadirnya bak penampung dan saluran ini langsung menyentuh kebutuhan paling dasar kami. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan semua pihak yang telah mendukung,” ucapnya.
Acara musyawarah berjalan lancar dan partisipatif, ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Dengan diserahkannya pengelolaan kepada KSM, diharapkan infrastruktur air bersih ini dapat berfungsi secara berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan produktivitas masyarakat Desa Tieng, serta menjadi model pengelolaan berbasis komunitas untuk desa-desa lain di Kabupaten Wonosobo.